Mengubah Diri Untuk Mengubah Dunia

Melihat peristiwa buruk terjadi seringkali mengaduk-aduk perasaan kita. Mendengar berita bencana yang memakan korban jiwa, kita turut prihatin. Mendengar berita tawuran antarpelajar membuat kita mengelus dada sekaligus kawatir akan masa depan bangsa ini. Mendengar berita korupsi di negeri yang tiada habis, membuat kita geram.  Apalagi mendengar ada seorang ayah tega melakukan kekerasan seksual pada putri kandungnya sendiri hingga berakibat pada meninggalnya sang putri. Yang ini membuat kesal, heran, sekaligus marah. Bahkan mungkin akan muncul sumpah serapah dan kutukan dari mulut kita. Namun, akankah sumpah serapah sekaligus kutukan akan mampu mengubah keadaan dan mencegah hal tersebut tidak terjadi lagi? Hmm, jawabannya adalah tidak. Sekedar kutukan saja tidak akan berguna tanpa ada langkah kongkrit.

Lalu bagaimanakah caranya, agar kita bisa mengubah dunia menjadi lebih baik? Apa yang harus kita lakukan?

Caranya, dengan mengubah diri terlebih dahulu, demikian yang dikatakan Adjie Silarus, seorang Meditator muda yang dikenal dengan teknik Sejenak Hening. Ia mengatakan jika setiap orang adalah komponen yang saling berpengaruh satu sama lain di dalam ekosistem bernama dunia. Oleh karena itu jika ada kebutuhan akan sebuah perubahan maka langkah awal untuk melakukan perubahan tersebut adalah dengan mengubah diri terlebih dulu. Setelah itu baru, dampak perubahan akan menular pada sekitarnya. Adjie juga mengatakan, tidak ada pemain tunggal yang memiliki tanggungjawab atas seisi dunia. Bahkan seorang pimpinan negara seperti Presiden sekalipun tidak boleh berbuat menurut kehendaknya sendiri. Namun,  bukan berarti tidak ada yang bisa kita lakukan. Justru sebaliknya, menurut pria berkacamata ini, jika setiap orang mau mengubah dirinya sendiri lebih dulu, maka harmonisasi dengan alam akan mudah dicapai.

Apa yang harus dilakukan untuk mengubah diri sendiri?. Menurut Adjie Silarus,  yang saat ini bergabung dengan Personal Branding Agency dari Indscript Creative mengatakan, caranya dengan memulai menerima diri sendiri. Setiap orang tentu telah melalui berbagai pengalaman. Ada pengalaman yang membahagiakan ada pula pengalaman  buruk yang menyakitkan. Pengalaman-pengalaman itulah yang membentuk diri mereka menjadi seperti sekarang ini. Kadang, pengalaman buruk membuat seseorang menjadi pasif, apatis,  bahkan bertindak agresif pada orang lain  dan sulit untuk merasakan kebahagiaan. Hal itu dikarenakan, pengalaman buruk meninggalkan trauma  pada seseorang, dan berusaha untuk dlupakan atau ditutupi. Proses menutupi luka masa lalu ini yang bisa berbalik membuat orang tidak bisa bahagia.

Adjie pun memberi saran untuk memulai menerima diri sendiri apa adanya, agar bisa mencapai kondisi yang seimbang dan bahagia. Baik pengalaman buruk maupun bahagia, semuanya adalah bagian dari diri yang harus diterima secara utuh. “Kita tidak akan pernah mampu menjadi sosok yang lengkap dan mampu memberikan kontribusi positif pada dunia, jika kita tidak memiliki penerimaan diri yang utuh”, ujarnya.

Adjie pun mengatakan jika kita tidak perlu menunggu semuanya sempurna untuk bisa memberikan kontribusi yang positif pada dunia. Setiap orang bisa memulainya dari dirinya sendiri melalui langkah-langkah kecil yang terus berkelanjutan. Kita bisa mulai dengan hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, berlaku baik pada orang lain, menjadi contoh yang baik bagi anak-anak, dan menghindari perilaku korup.

“Jika kita sudah bisa mengubah diri kita menjadi insan yang lebih peduli, dengan sendirinya masalah dunia akan berkurang,  sekalipun pencapaiannya satu demi satu. Tidak perlu buru-buru saat memutuskan berubah. Nikmati dan hayati prosesnya, dan jangan lupa untuk senantiasa menyambungkan diri kita dengan alam dan Sang Pencipta,” tutur Adjie menutup perbincangan.

2 thoughts on “Mengubah Diri Untuk Mengubah Dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s