@etydoc

Kebisaan Baru Si Sulung (Republika,5 Juni 2012)

@etydoc

Anak-anak jaman sekarang sudah lebih dini mengenal teknologi seperti komputer. Ini memang tuntutan jaman yang harus diikuti dan disikapi  dengan bijak. Di sekolah-sekolah komputer telah menjadi salah satu mata pelajaran. Anak saya pun senang dengan pelajaran komputer. Ada saja yang diceritakannya ketika sampai di rumah.

Di rumah ketika tidak sedang bermain dengan teman-temannya maka dia akan bermain dengan komputernya. Apa yang dipelajari di sekolah akan dia ulang lagi di rumah. Biasanya dia akan menunjukkan hasil karyanya pada kami.

Sering dia membuat ucapan untukku, ataupun untuk abinya. Meskipun hanya kalimat sederhana yang tersusun dari tiga kata seperti “Azizah Sayang Ummi”. Ucapan itu dia tulis dengan bentuk huruf warna-warni yang dia sukai. Di sekelilingnya dia beri hiasan mungil kian menambah cantik kartu ucapan itu.

Sebagai umminya, saya memang senantiasa menemaninya belajar apapun. Termasuk  belajar komputer. Walaupun sebenarnya kemampuan saya pas-pasan. Untuk sesuatu yang sifatnya sederhana dan dulu sering menggunakannya tentu saya masih bisa mengajarinya. Jika memang diperlukan saya akan belajar terlebih dahulu  untuk sesuatu yang masih awam buat saya seperti  mendesain menggunakan salah satu program.

Suatu hari saya mendapati sebuah postingan teman di dunia maya. Postingan itu mengenai membuat desain dengan menggunakan program yang selama ini dikenal hanya untuk mengetik saja. Wow, saya langsung berfikir, Si Sulung pasti akan suka.

Tanpa berfikir panjang lagi saya pelajari langkah-langkahnya. Satu persatu saya praktekkan sesuai dengan petunjuk. Setelah utak-atik, digeser, digabung dan diberi warna. Klik, ternyata berhasil. Saya girang bukan kepalang, sama seperti Si Sulung ketika berhasil membuat karya.

Penasaran dengan apa yang sudah berhasil saya buat, akhirnya saya coba lagi, lagi dan lagi. Sampai akhirnya saya yakin sudah bisa menstransfer ilmu ini kepada Si Sulung.

“Wah, bagus nian Ummi,” pujinya melihat karyaku.

“Iya, Mba mau belajar membuat gambar seperti ini?” tanyaku

Dia langsung mengiyakan dengan antusias. Pertama, saya mengajarinya membuat gambar bunga dari bentuk hati yang disusun sedemikian rupa. Setelah membentuk kelopak maka tiap helai kelopak disatukan dengan teknik grouping. Baru setelah menyatu dan terbentuk bunga bisa diberi warna, tangkai daun dan sebagainya sesuai selera.

Awalnya dia mengalami kesulitan dalam menyusun kelopak bunga. Teknik ini memang membutuhkan keluwesan tangan dalam menggerakkan kursor. Saya yakinkan dia untuk terus berlatih. Hanya dengan berlatih maka tangan akan semakin terampil dan akhirnya bisa membuat gambar seperti yang dia inginkan.

Setelah harus bersusah payah, untuk pertamakalinya sekuntum bunga nan cantik telah berhasil dia buat. Seperti biasa dengan antusias dia menunjukkan karyanya padaku. Satu tos dan pelukan saya berikan padanya. Sebagai tanda bahwa saya senang dan bangga dengan hasil karya yang dibuatnya itu. Sekarang  Si Sulung telah mampu membuat bunga, semangka, dan kupu-kupu. Mendesain  menggunakan program MS Word telah menjadi kebisaan baru Si Sulung.

Tulisan ini dimuat di rubrik Buah Hati Suplemen Leisure republika 5 Juni 2012

8 thoughts on “Kebisaan Baru Si Sulung (Republika,5 Juni 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s